Hukum Melaksanakan Qunut Bagi Yang Bermazhab Syafi’i

Praktik dari sholat subuh yang disyariatkan menurut mazhab Syafi’i sedikit berbeda dengan Mazhab lain. Contohnya tentang pelaksanaan dari Qunut. Lalu, apa sebenarnya hukum doa qunut tersebut?

Sholat subuh menjadi salah satu ibadah yang wajib dilakoni umat muslim. Salah satu dari lima waktu sholat wajib ini memiliki banyak keutamaan.

Di dalamnya, terdapat amaliyah berupa doa yang dipanjatkan cukup lama. Tepatnya ketika memasuki waktu I’tidal.

Pada kesempatan kali ini, kami akan menunjukkan tentang hukum doa qunut. Selain itu, kami akan mengulas secara singkat tentang keutamaan sholat subuh.

Hukum Membaca Wirid Qunut

Dalam menjalankan ibadah, sudah semestinya memiliki landasan hukum. Sebab, inilah yang akan dipertanggung jawabkan. Bahkan, mempengaruhi pada selarasnya dengan ajaran Nabi atau tidak.

Memilih Mazhab tentu saja menjadi opsi yang terbaik bagi kita yang hidup di zaman akhir. Salah satunya ialah mengikuti pendapat dari Imam Syafi’i. Karena, beliau merupakan salah satu rujukan umat dalam beribadah sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah.

Terkhusus untuk Qunut, beliau berpendapat jika doa tersebut sangat dianjurkan. Tingkat kesunahannya tinggi. Sunah ini melekat pada sholat subuh serta witir di pertengahan akhir bulan Ramadan.

Hukum utamanya adalah sunah Ab’ad. Sama seperti tasyahud awal. Ketika dilakukan, baginya mendapatkan kesempurnaan sholat.

Tetapi bila ditinggalkan, musholi dianjurkan untuk sujud sahwi. Tujuannya untuk mendapatkan kesempurnaan dalam mengerjakan sholat.

Keutamaan dari Subuh

Banyak sekali keutamaannya bagi yang berqunut. Di antaranya adalah sebagai berikut ini.

  1. Memperoleh Kesempurnaan Cahaya Saat Kiamat

Hal ini terdapat dalam hadist. Bahwa seorang muslim yang melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid, akan mendapatkan cahaya yang sempurna kelak di akhir zaman.  Dalam HR. Abu Dawud dan Tirmidzi tertulis, Rasulullah bersabda, “ sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berjalan pada saat gelap menuju masjid, dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat.”

  1. Allah Menjanjikan Keberkahan Hidup

Ada banyak cara meraih keberkahan hidup. Melaksanakan ibadah wajib bisa menjadi salah satu jalan nya. salah satu waktu sholat yang memiliki banyak keutamaan adalah sholat subuh. Bahkan Nabi Muhammad SAW telah memohonkan keberkahan hidup bagi seluruh ummatnya yang menjalankan sholat subuh.

Doa yang dipanjatkan oleh Rasulullah terdapat dalam hadis riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah. “ Ya Allah, berkahilah ummatku pada waktu paginya.”

  1. Memiliki Peluang ‘memiliki dunia dan seisinya’

Ada lagi keutamaan sholat subuh yang wajib diketahui. Yaitu umat muslim yang melaksanakan sholat subuh serta dilengkapi dengan 2 rakaat sholat sunnah sebelumnya sama dengan telah menggenggam dunia dan seisinya.

Tak hanya, bahkan seorang muslim yang menjalankan sholat subuh secara berjamaah di masjid, maka akan memperoleh ganjaran sholat malam yang sempurna.

“barang siapa yang melakukan shalat isya berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat setengah malam. Barang siapa yang melakukan shalat subuh berjamaah, maka dia seperti manusia yang melakukan shalat malam sepanjang waktu malam tersebut.”

Hadist tersebut shahih. Dan dapat ditemukan dalam HR. Muslim, oleh  Utsman Bin Affan RA.

Keistimewaan lain dari shalat subuh adalah terdapat doa qunut yang tak dimiliki oleh shalat wajib lainnnya. Meskipun demikian, Doa qunut bukan termasuk dalam rukun shalat. Hukum doa qunut adalah sunnah. Sehingga boleh tak dilakukan. Namun, di dalam doa tersebut tersirat kebaikan doa. Seperti memohon petunjuk, perlindungan, kebaikan dan keberkahan hidup pada Allah SWT.